Perancangan Alat Pendeteksi Bencana Banjir di Desa Rindu Hati

Perancangan Alat Pendeteksi Bencana Banjir di Desa Rindu Hati

            Indonesia memiliki 2 musim dalam setahun, yaitu musim kemarau dan musim hujan. Ketika musim hujan volume air yang ada di sungai akan meningkat sehingga membuat rentan terjadi banjir sehingga membuat warga yang berada disekitar hilir sungai akan mengalami kerugian akibat adanya banjir, kerugian yang dimaksud berupa kerugian materil maupun kerugian berupa korban jiwa. Untuk meminimalisir kerugian akibat terjadinya banjir di butuhkan sebuah alat yang berfungsi sebagai peringatan dini agar kerugian bisa diminimalisir. Di desa rindu hati, kecamatan taba penanjung, kabupaten bengkulu tengah juga terdapat sebuah sungai yang sering meluap akibat hujan lebat yang berkepanjangan.

            Melalui sebuah program pengabdian masyarakat, Universitas Bengkulu berupaya membantu warga desa rindu hati dengan membuat sebuah alat pendeteksi banjir, adapun untuk tim dari universitas bengkulu ini merupakan dosen dari program studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bengkulu, yang beranggotakan bapak Junas Haidi, S.T.,M.T, bapak Hendy Santosa, S.T.,M.T.,Ph.D, dan bapak Alex Surapati S.T.,M.T. Alat ini dipasang di bibir sungai desa rindu hati, kecamatan taba penanjung, kabupaten bengkulu tengah. Program Pengabdian Masyarakat ini dilakukan lebih kurang 1 bulan yaitu pada bulan Agustus-September 2021, dimulai dengan survei lokasi, pemesanan komponen alat, perancangan alat dan pemasangan alat.

            Adapun untuk komponen-komponen yang dipakai dalam pembuatan alat pendeteksi banjir di desa rindu hati dibagi menjadi komponen utama dan komponen pembantu, untuk komponen utama meliputi PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), Baterai, WLC (Water Level Control), Sensor Level Transmitter, Relay, Sirine/Buzzer, LIC (Level Indicator Control), Inverter DC-AC, MCB 2 buah, Solar Sel Charger Control, Elektroda batang dan kabel sebagai penghubung antar komponen, Adapun untuk komponen pembantu meliputi tiang sepanjang 7 meter, lampu yang dilengkapi solar sel untuk penerangan alat ketika malam dan beberapa komponen pendukung lainnya seperti box panel yang berfungsi sebagai pelindung komponen-komponen utama dari cuaca. Setelah alat di pasang warga desa rindu hati diberikan sosialiasi mengenai pemahaman terkait cara merawat alat dan memberikan cara atau langkah apa saja yang dilakukan jika terjadi kerusakan pada alat.

Humas FT

Fakultas Teknik Universitas Bengkulu | Jalan WR. Supratman Kandang Limun Kota Bengkulu. 38371A | Email : ft@unib.ac.id