Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Bengkulu menerima kunjungan akademik dari Studio Tematik Heritage Program Magister PWK Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada Jumat, 21 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh lima mahasiswa dan tiga dosen ITB, serta sivitas akademika Prodi Arsitektur UNIB. Kunjungan ini merupakan bagian dari studi lapangan Studio Tematik Heritage ITB di Bengkulu, dengan fokus pada pelestarian dan pengelolaan bangunan serta kawasan bersejarah. Diskusi berlangsung hangat, membahas isu regulasi, keterbatasan anggaran, hingga tantangan pembangunan yang mengancam keberlanjutan warisan kolonial Bengkulu seperti Benteng Marlborough dan rumah pengasingan Bung Karno.
Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai pelestarian berbasis komunitas, integrasi warisan dalam tata ruang kota, serta pentingnya kesadaran kolektif masyarakat. Mahasiswa ITB berbagi pengalaman riset di berbagai kota, sementara tim UNIB mengulas realitas lokal pengelolaan heritage di Bengkulu. Melalui forum ini, disepakati bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan agar pelestarian tidak hanya berbasis historis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Kegiatan ini juga membuka peluang riset bersama, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kurikulum berbasis studi kasus lokal.
Bagi Prodi Arsitektur UNIB, kunjungan ini memperkuat jejaring akademik dan menegaskan komitmen untuk berkontribusi dalam isu strategis pelestarian budaya. Dialog terbuka semacam ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama berkelanjutan dan strategi pelestarian yang lebih inklusif bagi masa depan Bengkulu.
[Penulis: Yoga Hardiyadi]