Bengkulu — Dosen Program Studi Informatika Universitas Bengkulu (UNIB), Ir. Arie Vatresia, S.T., M.T.I., Ph.D., IPP berhasil menyelesaikan rangkaian ACM Europe Summer School 2026 yang bertajuk "HPC Computer Architectures for AI and Dedicated Applications". Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, 20–24 Juli 2026, di Barcelona, Spanyol, diselenggarakan oleh ACM Europe bersama Barcelona Supercomputing Center (BSC-CNS) dan Universitat Politècnica de Catalunya (UPC).
Ir. Arie Vatresia, S.T., M.T.I., Ph.D., IPP menjadi satu dari 60 peserta terpilih dari berbagai negara yang lolos proses seleksi ketat program ini, yang memang ditujukan bagi peneliti muda dan mahasiswa S2 unggulan di bidang ilmu komputer.
Selama sepekan, peserta mengikuti kuliah, kunjungan lapangan, dan sesi jejaring dengan para pakar HPC dan AI dunia. Program dibuka oleh Prof. Andrea Bartolini (University of Bologna) dengan materi AI generatif berkelanjutan, dilanjutkan sesi dari Dr. Mohamed Wahib (RIKEN R-CCS), Prof. Michela Taufer (University of Tennessee), dan Dr. Rosa Badia (BSC & UPC) mengenai pemrograman paralel dan workflow HPC, AI, serta komputasi kuantum.
Salah satu momen penting adalah kunjungan langsung ke superkomputer MareNostrum 5 dan fasilitas sistem kuantum terbaru BSC, serta sesi "Meet the Scientists" bersama Prof. Josep Lluís Berral. Program juga membahas topik-topik mutakhir seperti arsitektur RISC-V untuk HPC dan pengembangan large language model (LLM) multibahasa oleh tim BSC. Rangkaian kegiatan ditutup dengan keynote akhir dari Direktur BSC, Prof. Mateo Valero.
Sebagai bagian dari program ini, seluruh peserta turut memperoleh sertifikat serta keanggotaan ACM gratis selama satu tahun, termasuk akses ke publikasi ilmiah ACM dan pelatihan daring dari Skillsoft.
Keikutsertaan ini diharapkan dapat memperkaya wawasan riset dan pengajaran di Program Studi Informatika UNIB, khususnya pada bidang HPC dan kecerdasan buatan, serta membuka peluang kolaborasi riset dengan institusi internasional seperti BSC dan UPC.