Dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di Kelurahan Sawah Lebar Baru, pelatihan ini memberikan wawasan mengenai budidaya ikan lele menggunakan sistem bioflok. Metode ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan produktivitas hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan metode tradisional.
Salah satu tantangan yang dihadapi masyarakat setempat adalah ketergantungan pada penangkapan ikan, yang mengakibatkan ketersediaan ikan di pasaran menjadi terbatas dan harga melonjak tinggi. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat dapat beralih ke budidaya ikan lele, sehingga kebutuhan akan konsumsi ikan dapat terpenuhi dan perekonomian lokal dapat stabil.
Apa itu Sistem Bioflok?
Sistem bioflok adalah teknologi budidaya ikan yang memanfaatkan mikroba untuk menguraikan amonia dari kotoran dan sisa makanan ikan, sehingga menghasilkan makanan alami bagi ikan dan menjaga kualitas air. Metode ini sangat cocok untuk lingkungan perkotaan dengan lahan terbatas, memungkinkan masyarakat untuk membudidayakan ikan secara efektif dan efisien.
Metode Pelatihan
Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi pelatihan, pembinaan, dan pendampingan. Peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung dalam membangun kolam dan melakukan budidaya ikan lele. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan metode pre-post test untuk memastikan pemahaman peserta.
Kesempatan bagi Calon Mahasiswa
Bagi calon mahasiswa yang berminat pada dunia perikanan dan pengembangan masyarakat, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana ilmu teknik mesin dapat diaplikasikan untuk memecahkan masalah sosial dan ekonomi. Bergabunglah dengan program studi kami dan menjadi bagian dari solusi untuk masyarakat!
Dengan kegiatan ini, Universitas Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Mari kita dukung inovasi dan pengembangan yang bermanfaat bagi lingkungan dan ekonomi lokal.