Bengkulu – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Bengkulu (FT UNIB) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Pemanfaatan PLTS sebagai Teknologi Tepat Guna Alternatif Motor Penggerak Awal Mesin Pencacah Sampah bagi Masyarakat Kelurahan Sawah Lebar Baru, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan FT UNIB yang bertujuan mendorong penerapan teknologi tepat guna sekaligus memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan.
Tim pengabdian dipimpin oleh Ir. Angky Puspawan, S.T., M.Eng. selaku ketua tim, dengan anggota Ir. Agustin Gunawan, S.T., M.Eng. dan Ir. Helmizar, S.T., M.T., Ph.D.
Integrasi PLTS dan Mesin Pencacah Sampah
Dalam kegiatan tersebut, tim pengabdian memperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai salah satu alternatif sumber energi untuk mendukung pengoperasian mesin pencacah sampah yang sebelumnya telah diserahkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kelurahan Sawah Lebar Baru.
Sebelumnya, masyarakat telah menerima mesin pencacah sampah dengan mesin penggerak Dongfeng berkapasitas 5 HP. Mesin tersebut dimanfaatkan untuk membantu proses pencacahan sampah, khususnya sampah yang memiliki potensi untuk dikelola dan dimanfaatkan kembali melalui kegiatan bank sampah.
Pengembangan teknologi selanjutnya diarahkan pada pemanfaatan PLTS sebagai alternatif sumber energi listrik untuk mendukung sistem penggerak mesin. Dengan penerapan teknologi tersebut, penggunaan mesin berbahan bakar minyak sebagai penggerak awal diharapkan dapat dikurangi secara bertahap dan dilengkapi dengan sistem berbasis energi listrik yang bersumber dari tenaga matahari.
Pemanfaatan PLTS ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai penggunaan energi bersih dan energi terbarukan, serta penerapannya dalam mendukung kegiatan produktif di lingkungan masyarakat.
Diikuti Sekitar 30 Peserta
Kegiatan pengabdian diikuti oleh sekitar 30 peserta yang terdiri atas warga masyarakat, nasabah bank sampah, dan kelompok pemuda Kelurahan Sawah Lebar Baru.
Peserta mendapatkan penjelasan mengenai prinsip kerja PLTS, komponen utama sistem, proses pemanfaatan energi matahari menjadi energi listrik, serta keterkaitan antara sistem PLTS dengan kebutuhan energi mesin pencacah sampah.
Tim pengabdian juga memberikan pemahaman dasar mengenai sistem kelistrikan dan bagaimana energi yang dihasilkan panel surya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan penggerak mesin sesuai dengan kapasitas sistem yang dirancang.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif masyarakat dalam mengikuti penyampaian materi dan diskusi mengenai peluang penerapan energi surya dalam kegiatan pengelolaan sampah di lingkungan Kelurahan Sawah Lebar Baru.
Mendorong Pengelolaan Sampah yang Ramah Lingkungan
Menurut tim pengabdian, penerapan PLTS tidak semata-mata diarahkan untuk menggantikan sumber energi berbahan bakar minyak, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan, efisien, dan berkelanjutan.
Pemanfaatan energi matahari menjadi salah satu alternatif yang relevan untuk dikembangkan mengingat energi surya merupakan sumber energi terbarukan yang tersedia secara luas dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan masyarakat.
Integrasi antara bank sampah, mesin pencacah sampah, dan PLTS diharapkan dapat membentuk ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Sistem tersebut tidak hanya berorientasi pada pengurangan volume sampah, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi tepat guna dan energi terbarukan dalam kegiatan masyarakat.
Melibatkan Pemuda dan Nasabah Bank Sampah
Keterlibatan nasabah bank sampah dan kelompok pemuda menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Nasabah bank sampah memiliki peran dalam aktivitas pengumpulan dan pengelolaan sampah, sementara kelompok pemuda diharapkan dapat menjadi penggerak dalam pengoperasian, pemeliharaan, serta pengembangan teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat.
Melalui transfer pengetahuan dan teknologi tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki pemahaman mengenai prinsip kerja dan pemeliharaan sistem sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Wujud Kontribusi FT UNIB kepada Masyarakat
Kegiatan pengabdian ini menjadi salah satu bentuk kontribusi Fakultas Teknik Universitas Bengkulu, khususnya Program Studi Teknik Mesin, dalam memperkenalkan dan menerapkan inovasi teknologi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ke depan, pemanfaatan PLTS di Kelurahan Sawah Lebar Baru diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan daya mesin pencacah, kapasitas sistem kelistrikan, serta kondisi operasional di lapangan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Kelurahan Sawah Lebar Baru diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah, penerapan teknologi tepat guna, serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Program Studi Teknik Mesin FT UNIB dalam menghadirkan inovasi teknologi yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.