Berita

Dosen Prodi Teknik Sipil Universitas Bengkulu Latih Warga Rawa Makmur Buat Biopori untuk Atasi Genangan Air

S
Super Admin
Author
13 Oct 2026 3 weeks ago 18 views
Dosen Prodi Teknik Sipil Universitas Bengkulu Latih Warga Rawa Makmur Buat Biopori untuk Atasi Genangan Air

Tim pengabdi dari Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Bengkulu (UNIB) sukses menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Rawa Makmur pada 4 September 2026. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) sebagai solusi praktis tingkat rumah tangga untuk menanggulangi masalah genangan air yang kerap melanda kawasan tersebut.

Tim pengabdi yang terdiri dari dosen Teknik Sipil, yakni Aidil Fitriansyah, Rena Misliniyati, dan Muharram Nur Fikri, beserta sejumlah mahasiswa, turun langsung untuk mendampingi warga. Kelurahan Rawa Makmur dipilih sebagai lokasi sasaran karena wilayah permukiman ini sering mengalami genangan akibat saluran air yang kurang berfungsi dan semakin berkurangnya area resapan tanah. Melalui penerapan teknologi tepat guna biopori ini, air hujan dapat lebih cepat meresap ke dalam tanah, dan warga juga dapat memanfaatkannya untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos.

Kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini mendapat sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat. Sebanyak 34 warga, yang didominasi oleh kalangan ibu rumah tangga dan pekerja harian, tidak hanya menyimak materi tetapi juga terjun langsung mempraktikkan cara pengeboran tanah, pemasangan pipa PVC, hingga pengisian sampah organik ke dalam lubang.

Pendekatan praktik langsung ini terbukti sangat efektif. Warga dinilai sangat cepat menguasai teknik pembuatan biopori secara mandiri. Bahkan, tingginya semangat gotong royong memunculkan inisiatif dari warga untuk langsung mereplikasi dan membuat lubang resapan baru di titik-titik rawan genangan lainnya pada hari yang sama.

Sebagai bentuk dukungan agar program ini berkelanjutan, tim pengabdi dari Prodi Teknik Sipil UNIB secara resmi menyerahkan bantuan berupa alat bor biopori manual, panduan langkah pembuatan, serta sisa material kepada mitra kelurahan dan pengurus RT setempat. Diharapkan, fasilitas dan pengetahuan ini dapat terus dimanfaatkan secara mandiri oleh masyarakat luas untuk menciptakan lingkungan permukiman yang bebas dari genangan air.

Bagikan Artikel Ini

Bantu teman Anda menemukan artikel bermanfaat ini