Berita

Program Studi Teknik Sipil Universitas Bengkulu Gelar Kuliah Umum Inovasi Rekayasa Pantai

S
Super Admin
Author
19 Oct 2026 2 weeks ago 14 views
Program Studi Teknik Sipil Universitas Bengkulu Gelar Kuliah Umum Inovasi Rekayasa Pantai

Program Studi Teknik Sipil Universitas Bengkulu (UNIB) kembali mengadakan kegiatan akademik strategis dengan menyelenggarakan Kuliah Umum pada tanggal 14 Oktober 2026. Mengangkat tema "Rekayasa Pantai dan Inovasi Adaptif dalam Menjawab Tantangan Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir", acara ini menghadirkan pakar terkemuka, yakni Muhammad Arsyad Thaha, Guru Besar Teknik Pantai dan Pelabuhan Universitas Hasanuddin (UNHAS) yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Perkumpulan Ahli Rekayasa Pantai Indonesia (PARPI).

Kuliah umum ini dinilai sangat krusial dan relevan dengan kondisi wilayah Bengkulu yang berhadapan langsung dengan kawasan pesisir. Dalam sesi pemaparannya, Muhammad Arsyad Thaha menekankan bahwa wilayah pantai saat ini menghadapi tekanan yang kompleks akibat bahaya majemuk. Tantangan tersebut tidak hanya datang dari dampak perubahan iklim seperti kenaikan muka air laut, gelombang ekstrem, dan abrasi, tetapi juga dari ancaman geologi seperti gempa bumi dan potensi tsunami akibat zona subduksi di barat Sumatra.

Untuk melindungi kawasan pesisir sekaligus menjaga produktivitasnya, narasumber memaparkan pentingnya beralih pada penerapan "Inovasi Teknologi Adaptif". Konsep mutakhir ini mengintegrasikan tiga pilar utama, yaitu rekayasa struktur pelindung (engineering), pemanfaatan solusi berbasis ekosistem atau alam (ecology), dan transformasi sistem pemantauan kelautan (digital). Mahasiswa diperkenalkan pada ragam solusi rekayasa hibrida, seperti penggabungan struktur pemecah gelombang dengan penanaman vegetasi pantai atau pemulihan ekosistem mangrove di muara sungai.

Melalui pelaksanaan kuliah umum ini, Program Studi Teknik Sipil UNIB berharap dapat membekali para mahasiswa dan akademisi dengan wawasan rekayasa modern yang fleksibel dan tangguh terhadap perubahan alam. Keselamatan dan keberlanjutan wilayah pesisir pada akhirnya membutuhkan pengelolaan terpadu yang didukung oleh sinergi kuat antara dunia akademik, pemerintah, industri, dan partisipasi aktif dari komunitas masyarakat setempat.

Bagikan Artikel Ini

Bantu teman Anda menemukan artikel bermanfaat ini