Bengkulu – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Bengkulu (FT UNIB) berhasil memperoleh dukungan melalui Program Bantuan Mahasiswa Wirausaha (BMW) Universitas Bengkulu Tahun 2026. Sebanyak 11 tim mahasiswa tercatat sebagai penerima program dengan mengusung beragam gagasan usaha di bidang jasa, perdagangan, teknologi, pendidikan, produk kreatif, hingga pengembangan potensi lokal.
Program Bantuan Mahasiswa Wirausaha menjadi salah satu upaya untuk mendorong mahasiswa mengembangkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan inovasi melalui perencanaan serta pengembangan usaha. Berbagai ide yang diusulkan menunjukkan potensi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi, mengidentifikasi peluang pasar, dan menghadirkan solusi terhadap kebutuhan masyarakat.
Adapun 11 tim mahasiswa penerima Program BMW Universitas Bengkulu Tahun 2026 beserta ketua, anggota, dan judul usaha yang diusung adalah sebagai berikut.
1. RESINOVA: Inovasi Produk Kreatif Berbasis Resin
Ketua Tim: Thessa Rodatul Janna (F1D023051)
Anggota:
M. Naufal Dzakwan (F1D023002)
Raysa Aiswarani Abrodye (F1D023015)
Meliani Putri (F1D023045)
Aika Kautsar Ustmut (G1A024066)
Judul Usaha: RESINOVA: Inovasi Gantungan Kunci Custom Berbasis Resin sebagai Produk Kreatif dan Peluang Wirausaha Mahasiswa
Tim RESINOVA mengembangkan produk gantungan kunci berbahan resin dengan desain khusus sebagai produk kreatif yang memiliki nilai jual. Gagasan ini menggabungkan kreativitas dalam pembuatan produk dengan peluang usaha yang dapat dikembangkan oleh mahasiswa.
2. Fisip Coffee by Begal Coffee
Ketua Tim: Rizqi Darojatun A'Rof (D1C024049)
Anggota:
Dea Vitaloka (D1B022002)
Muhammad Nabil (G1F024068)
Nabilah Jamida Utami (D1D024057)
Judul Usaha: Fisip Coffee by Begal Coffee
Tim ini mengusung gagasan usaha di bidang kopi melalui Fisip Coffee by Begal Coffee. Usaha tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan peluang bisnis di sektor minuman yang dapat dikembangkan melalui pengelolaan produk, pemasaran, dan pelayanan kepada konsumen.
3. ON-FIX: Platform Agregator Jasa dan Tukang Harian
Ketua Tim: Naufal Wafiq Syafri (G1F024054)
Anggota:
Mellinna Husadya (G1F024006)
Muhammad Nabiil Musyaffa' (G1F024030)
Judul Usaha: ON-FIX: Platform Agregator Jasa & Tukang Harian Berbasis Lokasi dengan Sistem Transparansi Harga dan Escrow Payment
Tim ON-FIX mengembangkan gagasan platform digital yang menghubungkan pengguna dengan penyedia jasa dan tukang harian berdasarkan lokasi. Konsep ini mengedepankan transparansi harga serta penggunaan sistem pembayaran escrow untuk mendukung proses transaksi yang lebih terstruktur.
4. RakitBot: Kit Robotika Edukasi Berjenjang
Ketua Tim: Dafitra Putra Pratama (G1D023067)
Anggota:
Ridha Rahma (G1D023010)
Niki Olivia Tri Piantika (G1D024033)
Agustina Dwi Putri Situmeang (G1D023049)
Muhammad Riyan Saputra (G1D024041)
Judul Usaha: RakitBot: Kit Robotika Edukasi Berjenjang dengan Sistem Upgrade Modul sebagai Solusi Pembelajaran Teknologi Praktis
Tim RakitBot menawarkan gagasan usaha berupa kit robotika edukasi yang dirancang secara berjenjang. Sistem peningkatan modul memungkinkan perangkat dikembangkan sesuai kebutuhan pembelajaran, sehingga berpotensi menjadi sarana untuk memperkenalkan teknologi dan robotika secara praktis.
5. PROTECT: Layanan Servis Elektronik dan Instalasi Listrik
Ketua Tim: Aldi Alamsah (G1D022045)
Anggota:
M. Iqbal Amin (G1D022020)
Sultan Muhammad Badarudin Andika Putra (G1D022019)
Setiawan Medi Saputra (G1D022075)
Aliza Nur Putri (G1D025042)
Judul Usaha: PROTECT: Layanan Servis Elektronik dan Instalasi Listrik Rumah Tangga Berbasis Pemeriksaan Terukur dan Garansi Tertulis di Kota Bengkulu
Tim PROTECT mengusung layanan perbaikan perangkat elektronik dan instalasi listrik rumah tangga di Kota Bengkulu. Gagasan usaha ini menekankan pemeriksaan yang terukur serta pemberian garansi tertulis sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan dan meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
6. ON THE GO (Ojek Tino Galo)
Ketua Tim: Ahmad Nadhif Arsyalan (G1F025017)
Anggota:
Salsabila Ramadhani Alasta (G1F025010)
Ayatul Rahmah (A1B025103)
Syifa Rabi'Ah (E1G026096)
Fenia Tri Putri Meilani (E1D024013)
Judul Usaha: ON THE GO (Ojek Tino Galo)
Tim ON THE GO mengangkat gagasan usaha di bidang transportasi melalui layanan Ojek Tino Galo. Ide ini menjadi salah satu bentuk pengembangan peluang usaha jasa yang berorientasi pada kebutuhan mobilitas masyarakat.
7. Kedai Kopi Bekawan: Mengangkat Kearifan Lokal Kopi Robusta Bengkulu
Ketua Tim: Yudist Akbar Saputra (G1C021049)
Anggota:
Muhamad Ardandi (G1C021035)
Iqbal Kamal Nurman (G1C021061)
Judul Usaha: Mengangkat Kearifan Lokal Kopi Robusta Bengkulu Melalui Kedai Kopi Bekawan
Tim Kedai Kopi Bekawan mengusung gagasan usaha yang berfokus pada pengembangan kopi robusta Bengkulu melalui konsep kedai kopi. Usaha ini mengangkat potensi komoditas lokal sebagai produk bernilai ekonomi sekaligus sarana memperkenalkan kekhasan kopi daerah kepada masyarakat.
8. AZOLLA FRESH FARM: Pakan Alternatif Berbasis Potensi Lokal
Ketua Tim: Rafi Nurhakim (G1D023002)
Anggota:
Aziz Yudha Pratama (G1D024021)
Alfi Rahma Alamsyah (G1D025006)
Evan Nabil Zahdi (G1D025008)
Alodia Marta Veda (G1D025015)
Judul Usaha: AZOLLA FRESH FARM: Budidaya dan Fermentasi Azolla microphylla sebagai Pakan Alternatif Berbasis Kearifan Lokal untuk Efisiensi Usaha Peternakan di Bengkulu
Tim AZOLLA FRESH FARM mengembangkan gagasan budidaya dan fermentasi Azolla microphylla sebagai alternatif pakan untuk mendukung efisiensi usaha peternakan. Pemanfaatan sumber daya lokal ini menjadi salah satu pendekatan dalam mengembangkan peluang usaha yang berkaitan dengan sektor pertanian dan peternakan.
9. RAFLESIA BETTA: Budidaya Ikan Cupang Hias Berbasis Teknologi
Ketua Tim: Niko Baktiar Nababan (G1D024012)
Anggota:
Elisabeth Eka Daninita (G1F023041)
Kevin Sloari Hutabarat (G1C024012)
Ivandri Hutapea (G1D024065)
Steven Hutabarat (G1C025043)
Judul Usaha: RAFLESIA BETTA: Smart Breeding Ikan Cupang Hias Berbasis Monitoring Kualitas Air (IoT) dan Phytobiotik Lokal untuk Pemberdayaan Pembudidaya Muda di Kota Bengkulu
Tim RAFLESIA BETTA mengusung pengembangan budidaya ikan cupang hias dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kualitas air serta penggunaan fitobiotik lokal. Gagasan ini diarahkan untuk mendukung pengembangan usaha budidaya ikan hias dan pemberdayaan pembudidaya muda di Kota Bengkulu.
10. Budidaya dan Distribusi Pakan Alami Artemia
Ketua Tim: Hadid Shelter Yonka (G1D024002)
Anggota:
Hafidzatul Fathinnisa (A1C024005)
Nurhayati Nasution (C1B024138)
Alya Juwita Putri (A1A024008)
Judul Usaha: Budidaya dan Distribusi Pakan Alami Artemia sebagai Solusi Peningkatan Kelangsungan Hidup Benih Ikan dan Penguat Ekosistem Ikan Hias di Provinsi Bengkulu
Tim ini mengembangkan gagasan usaha budidaya dan distribusi pakan alami Artemia untuk mendukung kebutuhan pakan dalam kegiatan pembenihan ikan. Usaha tersebut berpotensi mendukung peningkatan kelangsungan hidup benih ikan sekaligus memperkuat rantai usaha di sektor ikan hias di Provinsi Bengkulu.
11. TEKNOSIA: Platform Terpadu Layanan Teknologi
Ketua Tim: Ahmad Kadafi Anom (G1D023034)
Anggota:
Roland Ralfiwan (G1D023076)
Syahidah Haq (D1E023037)
Yunita Eka Rizki (G1D023012)
Sutri Yunita Sari (D1B023004)
Judul Usaha: TEKNOSIA: Pionir Platform One-Stop Solution Perbaikan, Instalasi, dan Edukasi Teknologi di Kota Bengkulu
Tim TEKNOSIA menghadirkan gagasan platform terpadu yang menyediakan layanan perbaikan, instalasi, dan edukasi teknologi di Kota Bengkulu. Melalui pendekatan one-stop solution, usaha ini diarahkan untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan teknologi dalam satu ekosistem layanan.
TEKNOSIA juga tercantum dalam kategori usaha Jasa dan Perdagangan pada publikasi penerima Program Bantuan Mahasiswa Wirausaha Universitas Bengkulu Tahun 2026.
Dorong Kewirausahaan dan Inovasi Mahasiswa
Keberagaman gagasan dari 11 tim tersebut memperlihatkan potensi mahasiswa dalam mengembangkan usaha di berbagai sektor, mulai dari produk kreatif, jasa, transportasi, teknologi pendidikan, hingga pertanian dan perikanan. Pemanfaatan teknologi digital serta pengembangan potensi lokal menjadi bagian dari pendekatan yang diangkat dalam sejumlah proposal usaha.
Melalui Program Bantuan Mahasiswa Wirausaha Tahun 2026, mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan dukungan yang diberikan untuk mengembangkan rencana bisnis, meningkatkan kemampuan manajemen usaha, serta menguji potensi produk dan layanan yang ditawarkan kepada masyarakat.
Fakultas Teknik Universitas Bengkulu menyampaikan selamat dan apresiasi kepada seluruh tim mahasiswa yang tercantum sebagai penerima program. Diharapkan dukungan ini menjadi langkah awal bagi pengembangan usaha yang inovatif, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi mahasiswa dalam mendorong pertumbuhan kewirausahaan di Bengkulu.
Terus berkarya, berinovasi, dan kembangkan potensi wirausaha bersama Fakultas Teknik Universitas Bengkulu.