Kemahasiswaan
Kemahasiswaan dan Merdeka Belajar
Di luar perkuliahan dan praktikum, mahasiswa Program Studi S1 Teknik Elektro Universitas Bengkulu dapat menempuh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mengerjakan proyek terapan, dan aktif di organisasi kemahasiswaan. Kurikulum 2025 menempatkan kegiatan itu sebagai penunjang pencapaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) program studi.
Hak belajar mahasiswa di luar program studi (MBKM)
Kurikulum 2025 memberi mahasiswa dasar keilmuan selama 5–6 semester pertama. Sesudah itu mereka memilih pengalaman belajar yang paling dekat dengan aspirasi kariernya, di dalam maupun di luar kampus. Dosen Pembimbing Akademik (DPA) membantu mahasiswa menyusun jalur belajar tersebut.
Permendikbud No. 3 Tahun 2020 mewajibkan perguruan tinggi memfasilitasi hak mahasiswa untuk belajar selama maksimal tiga semester di luar program studi asalnya, dengan rincian:
- 1 semester (setara 20 SKS) untuk mengambil mata kuliah di program studi lain di dalam Universitas Bengkulu;
- 2 semester (setara 40 SKS) untuk mengikuti Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) di luar Universitas Bengkulu.
Lewat program ini mahasiswa memperluas wawasan dan kompetensinya, memperoleh pengalaman belajar kontekstual di luar kelas, dan menyiapkan diri memasuki dunia kerja.
Delapan Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP)
Pedoman nasional menyediakan delapan jenis kegiatan pembelajaran. Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro dapat memilih di antaranya.
- Magang/Praktik Kerja menempatkan mahasiswa di industri atau lembaga mitra selama satu hingga dua semester untuk memperoleh pengalaman kerja nyata.
- Proyek di Desa (KKN Tematik) berupa proyek pemberdayaan masyarakat desa yang berkaitan dengan teknik elektro.
- Pada Mengajar di Satuan Pendidikan, mahasiswa menjadi asisten pengajar di sekolah (SD, SMP, SMA/SMK) dan mengasah keterampilan pedagogis serta sosialnya.
- Melalui Pertukaran Pelajar, mahasiswa mendaftar pada program studi teknik elektro di universitas lain, di dalam maupun di luar negeri.
- Pada Penelitian/Riset, mahasiswa bergabung dalam proyek penelitian di pusat studi atau lembaga riset di bawah bimbingan seorang peneliti.
- Kegiatan Wirausaha berarti membangun dan menjalankan usaha rintisan.
- Studi/Proyek Independen berisi proyek inovatif atau studi mendalam yang dikerjakan mahasiswa secara mandiri pada bidang yang diminatinya.
- Proyek Kemanusiaan menempatkan mahasiswa pada aktivitas sosial di organisasi nonprofit atau yayasan.
Skema implementasi
Program studi menyarankan mahasiswa mengikuti program MBKM pada semester 6 dan 7. Skema yang tersedia antara lain:
- Pada Skema 6-2, mahasiswa menempuh 6 semester di program studi dan 2 semester magang di industri.
- Pada Skema 6-1-1, mahasiswa menempuh 6 semester di program studi, 1 semester pertukaran pelajar, dan 1 semester proyek independen.
- Pada Skema 5-1-2, mahasiswa menempuh 5 semester di program studi, 1 semester mengambil mata kuliah di program studi lain di Universitas Bengkulu, dan 2 semester kegiatan di luar Universitas Bengkulu.
Mahasiswa menentukan skema dan BKP setelah berkonsultasi dengan Dosen Pembimbing Akademik, agar pilihannya sesuai dengan CPL program studi dan rencana kariernya.
Mekanisme pengakuan SKS
Program studi mengakui kegiatan MBKM sebagai SKS mata kuliah melalui lima tahap.
- Mahasiswa bersama Dosen Pembimbing Akademik merencanakan kegiatan MBKM dalam bentuk proposal, termasuk mengidentifikasi luaran pembelajaran yang akan dicapai.
- Mahasiswa mengajukan proposal itu kepada Ketua Program Studi untuk memperoleh persetujuan.
- Mahasiswa melaksanakan kegiatan dengan bimbingan dosen program studi dan mentor dari instansi mitra.
- Mahasiswa menyusun laporan akhir, lalu dosen pembimbing dan mentor mitra menilainya bersama.
- Program studi mengonversi hasil penilaian menjadi nilai mata kuliah sesuai kesepakatan awal, dan menyesuaikan kegiatan tersebut ke dalam mata kuliah yang relevan, baik mata kuliah yang sudah ada maupun mata kuliah khusus MBKM.
Contoh ekuivalensi kegiatan MBKM
Naskah akademik Kurikulum 2025 memuat dua contoh konversi kegiatan MBKM ke dalam mata kuliah dengan bobot total 20 SKS. Penamaan mata kuliah pada kolom ekuivalensi mengikuti tabel dalam naskah tersebut.
| Bentuk kegiatan MBKM | Luaran | Ekuivalensi mata kuliah (total 20 SKS) |
|---|---|---|
| Magang industri di perusahaan pembangkit listrik | Laporan analisis kinerja PLTMH; logbook kegiatan harian; sertifikat kompetensi dari industri | Kerja Praktek (2 SKS); Pembangkit Energi Listrik Terbarukan (2 SKS); Mesin Elektrik (3 SKS); Manajemen Teknik (2 SKS); Konversi SKS MBKM I (11 SKS) |
| Studi independen: pengembangan prototipe smart home berbasis IoT | Prototipe smart home fungsional; laporan teknis perancangan; potensi publikasi ilmiah | Proyek Perancangan (4 SKS); Mikroprosesor dan Mikrokontroler (3 SKS); Jaringan Komunikasi Data (3 SKS); Konversi SKS MBKM II (10 SKS) |
Pengembangan soft skills
Kurikulum program studi bersandar pada pendekatan konstruktivisme, yaitu mahasiswa membangun pengetahuannya sendiri secara aktif, antara lain melalui metode Problem-Based Learning dan Project-Based Learning. Kurikulum menyediakan tiga jalur bagi mahasiswa untuk mengasah soft skills berupa kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan kreativitas:
- proyek terapan;
- organisasi kemahasiswaan;
- mata kuliah peminatan.
Program studi juga menyusun kurikulum yang menumbuhkan rasa ingin tahu intelektual dan mendorong mahasiswa menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Pembentukan karakter dan etika profesi
Sebagai bagian dari strategi pencapaian visi, misi, dan tujuannya, program studi menempuh langkah berikut:
- memperkuat muatan etika profesi, kepemimpinan, dan kewirausahaan pada mata kuliah yang relevan seperti Etika Profesi dan Kewirausahaan;
- menyelenggarakan pembinaan karakter dan pelatihan kepemimpinan di luar jam kuliah;
- mendorong mahasiswa aktif dalam kegiatan kemahasiswaan yang mengasah soft skills dan kepekaan sosial.
Untuk mengembangkan kompetensi global dan profesional mahasiswa, program studi juga menyelenggarakan pelatihan dan memfasilitasi sertifikasi kompetensi teknis serta soft skills.
Organisasi kemahasiswaan
Daftar organisasi kemahasiswaan dan komunitas keilmuan di lingkungan program studi sedang dilengkapi.
Beasiswa
Informasi skema beasiswa yang dapat diakses mahasiswa program studi sedang dilengkapi.
Prestasi mahasiswa
Daftar prestasi dan luaran mahasiswa sedang dihimpun program studi.
Layanan dan informasi kemahasiswaan
Rincian layanan kemahasiswaan beserta kanal informasi resmi program studi sedang dilengkapi.