Tri Dharma Perguruan Tinggi

Tri Dharma sebagai kerangka misi program studi

Program Studi Sarjana Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Bengkulu menyusun misinya berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Misi itu terdiri atas empat butir: Misi Pendidikan, Misi Penelitian, Misi Pengabdian kepada Masyarakat, serta Misi Tata Kelola dan Kerja Sama. Rumusan lengkap visi dan misi ada di halaman Visi dan Misi, sedangkan tujuan pendidikan program studi diuraikan di halaman Tujuan.

Keempat misi mengarah ke fokus yang sama, yaitu mitigasi bencana dan energi terbarukan di wilayah pesisir dan hutan hujan tropis. Program studi memilih fokus itu berdasarkan potensi dan tantangan geografis Bengkulu. Fokus tersebut menjadi penanda khas yang mengarahkan kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memberi nilai tambah bagi lulusan.

1. Pendidikan

Misi Pendidikan program studi adalah menyelenggarakan pendidikan berkualitas tinggi dan berstandar internasional di bidang teknik elektro, dengan fokus pada penerapan teknologi untuk mitigasi bencana dan pemanfaatan energi terbarukan.

Program studi menjalankannya lewat lima pokok berikut.

  • Kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education) yang menetapkan Profil Lulusan dan Capaian Pembelajaran Lulusan sebagai titik tolak perancangan mata kuliah.
  • Tiga bidang konsentrasi, yaitu Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Kendali dan Elektronika, serta Teknik Telekomunikasi. Konsentrasi Telekomunikasi masuk pada Kurikulum 2021 sebagai respons terhadap kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.
  • Metode pembelajaran yang mencakup Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning), Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning), diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, serta pembelajaran kolaboratif dan kooperatif.
  • Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), termasuk pengakuan kegiatan di luar kampus ke dalam SKS mata kuliah. Mahasiswa menyusun proposal bersama Dosen Pembimbing Akademik (DPA), lalu Ketua Program Studi memberi persetujuan.
  • Pemanfaatan teknologi informasi dalam pembelajaran melalui LMS, platform simulasi, dan laboratorium virtual.

Program studi menerima mahasiswa pertama pada tahun 2004. Sejak itu berlaku berturut-turut Kurikulum 2004, 2008, 2015, 2021, dan Kurikulum 2025, yang dipakai mahasiswa baru angkatan 2025 dan seterusnya. Program studi merevisi kurikulum secara mayor setiap 4–5 tahun dan secara minor setiap tahun.

2. Penelitian

Misi Penelitian program studi adalah mengembangkan penelitian inovatif dan relevan untuk menghasilkan solusi teknologi tepat guna di bidang mitigasi bencana dan energi terbarukan, terutama untuk wilayah pesisir dan hutan hujan tropis.

Program studi mengaitkan penelitian dengan pendidikan lewat langkah berikut.

  • Dosen memasukkan hasil penelitiannya ke dalam materi pembelajaran untuk memastikan kemutakhiran ilmu. Hasil Audit Mutu Internal mencatat bahwa materi pembelajaran yang bersumber dari hasil penelitian dosen telah berjalan.
  • Program studi memfasilitasi publikasi hasil tugas akhir mahasiswa dan penelitian dosen pada jurnal ilmiah bereputasi nasional dan internasional.
  • Program studi mengembangkan proyek inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat lokal dan nasional.
  • Dosen dan mahasiswa memanfaatkan laboratorium sebaik mungkin untuk kegiatan penelitian.
  • Program studi mendorong mahasiswa menulis tugas akhir dalam Bahasa Inggris, sebagai bagian dari pengembangan kompetensi global.

Informasi mengenai kelompok bidang keahlian, penelitian dosen, dan publikasi program studi sedang dilengkapi.

3. Pengabdian kepada Masyarakat

Misi Pengabdian kepada Masyarakat program studi adalah mendiseminasikan dan mengimplementasikan hasil pendidikan dan penelitian untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat terhadap bencana serta mendorong kemandirian energi daerah.

Program studi menempuh misi itu dengan cara berikut.

  • Mengintegrasikan pengabdian kepada masyarakat ke dalam kurikulum, mengikuti bentuk pembelajaran yang diakui dalam struktur kurikulum.
  • Mengembangkan proyek inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat lokal, dalam lingkup fokus mitigasi bencana dan energi terbarukan.
  • Mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan yang mengembangkan kepekaan sosial.
  • Mengarahkan pemanfaatan laboratorium program studi agar ke depan dapat mendukung layanan pengujian bagi masyarakat dan industri, sebagaimana ditetapkan dalam sasaran penguatan laboratorium.

Rincian kegiatan pengabdian kepada masyarakat akan ditampilkan pada halaman ini.

4. Tata Kelola dan Kerja Sama

Misi Tata Kelola dan Kerja Sama program studi adalah mengembangkan tata kelola program studi yang akuntabel dan transparan serta membangun kerja sama strategis dengan industri, pemerintah, dan institusi pendidikan di tingkat nasional dan internasional.

Penjaminan mutu

Program studi menerapkan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) sebagai wujud Continuous Quality Improvement. Perancangan kurikulum menempati tahap Plan, implementasinya tahap Do, evaluasi lewat Audit Mutu Internal (AMI) dan tracer study tahap Check, dan penyusunan dokumen kurikulum baru tahap Act.

Universitas menyelenggarakan Audit Mutu Internal setiap tahun. Audit itu mencakup tujuh komponen, yaitu kebijakan AMI, manual mutu, standar AMI, pemantauan dan audit oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM), evaluasi diri, rumusan koreksi, dan peningkatan mutu berkelanjutan.

Penelusuran lulusan

Lewat tracer study, program studi menilai kesesuaian kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, masa tunggu lulusan memperoleh pekerjaan pertama, serta kebutuhan kompetensi baru yang belum tercakup dalam kurikulum. Hasilnya menjadi dasar revisi minor maupun revisi mayor kurikulum.

Pemangku kepentingan eksternal

Program studi mengevaluasi dan menyusun kurikulum melalui lokakarya dan Focus Group Discussion yang melibatkan seluruh dosen tetap bersama pengguna lulusan dan alumni. Pemangku kepentingan eksternal yang terlibat adalah:

  • PT PLN (Persero)
  • PT Telkom Indonesia
  • Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  • Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) cabang Bengkulu

Masukan keempat pemangku kepentingan tersebut, bersama umpan balik alumni, menjadi dasar utama revisi kurikulum, mulai dari perubahan konten, penambahan atau penghapusan mata kuliah, sampai restrukturisasi kurikulum.

Rincian dokumen kerja sama dengan masing-masing mitra sedang dilengkapi.

Strategi pencapaian

Untuk mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan, program studi bertumpu pada lima sasaran utama.

Sasaran 1: peningkatan kualitas pembelajaran dan relevansi kurikulum

  • Merevisi kurikulum secara berkala, mayor setiap 4–5 tahun dan minor setiap tahun, berdasarkan masukan pemangku kepentingan dan hasil tracer study.
  • Mengintegrasikan metode pembelajaran berbasis proyek, riset, dan pengabdian masyarakat ke dalam kurikulum.
  • Memperluas pemanfaatan teknologi informasi melalui LMS, platform simulasi, dan laboratorium virtual.

Sasaran 2: pengembangan kompetensi global dan profesional

  • Memakai Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar pada mata kuliah tingkat lanjut dan dalam penulisan tugas akhir.
  • Merintis dan memfasilitasi program pertukaran mahasiswa, magang internasional, serta kerja sama double degree dengan universitas mitra luar negeri.
  • Menyelenggarakan pelatihan dan memfasilitasi sertifikasi kompetensi teknis serta soft skills bagi mahasiswa.

Sasaran 3: penguatan laboratorium dan fasilitas praktikum

  • Menambah jumlah dan memperbaiki mutu peralatan laboratorium secara bertahap untuk mendukung praktikum dan penelitian sesuai standar industri.
  • Memanfaatkan laboratorium secara optimal untuk penelitian dosen dan mahasiswa, serta untuk layanan pengujian bagi masyarakat dan industri.

Sasaran 4: peningkatan partisipasi dalam riset dan inovasi

  • Memasukkan hasil penelitian dosen ke dalam materi pembelajaran untuk memastikan kemutakhiran ilmu.
  • Memfasilitasi publikasi hasil tugas akhir mahasiswa dan penelitian dosen pada jurnal ilmiah bereputasi nasional dan internasional.
  • Mengembangkan proyek inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan masyarakat lokal dan nasional.

Sasaran 5: pembentukan karakter dan etika profesi

  • Memperkuat muatan etika profesi, kepemimpinan, dan kewirausahaan dalam mata kuliah yang relevan seperti Etika Profesi dan Kewirausahaan.
  • Menyelenggarakan program pembinaan karakter dan pelatihan kepemimpinan secara ekstrakurikuler.
  • Mendorong mahasiswa terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan yang mengembangkan soft skills dan kepekaan sosial.

Indikator kinerja dan capaian untuk kelima sasaran di atas sedang dilengkapi.